Jelang Ramadhan 1446H GMBQ Salurkan Alqur'an ke Desa Sumbersuko Kecamatan Dringu Probolinggo

Sudarsono Nusantara
 
Nusantara News Probolinggo,-  Gerakan Media Berbagi Alqur'an ( GMBQ) kembali salurkan Alqur'an didesa Sumbersuko Kecamatan Dringu,Kabupaten Probolinggo Minggu sore (23/02/2025)

Adapun Alqur'an yang sudah tersalurkan pada dua titik yakni di Musholla Nurul Huda yang beralamatkan di dusun Krajan Rt02/Rw09 desa Sumbersuko Kecamatan Dringu yang telah diterima oleh takmirnya sebanyak tiga mushof Alqur'an.

Berlanjut dari tim GMBQ meluncur menuju sasaran yang kedua yakni ke TPQ /Musholla Darussalam desa Sumbersuko , yang kebetulan guru ngaji ada acara imtihan sehingga penyaluran alqur' an diterima oleh ibu Kepala Desa Sumbersuko yang rumahnya berhadapan dengan TPQ tersebut.

Sementara ibu Rini Handayani selaku ibu Kepala Desa Sumbersuko mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh tim GMBQ ini yang didalamnya adalah insan pers yang kesehariannya mencari berita, menginformasikan dan mempublikasikan berita yang didapat .

"Ini merupakan kegiatan yang sangat positif terlebih lagi mereka memiliki jiwa sosial yang tinggi,sehingga kegiatan yang mulia ini dapat diterapkan oleh insan pers yang tergabung di GMBQ,"terangnya

Ibu Kepala Desa berharap juga agar para penerima waqaf Alqur'an ini dapat mempergunakan dengan sebaik baiknya, sehingga pahala jariyah tetap mengalir pada para donatur serta tim yang menyalurkan alqur'an tersebut," Ujarnya.

Ketua GMBQ Bambang Prasojo mengatakan bahwa untuk penyaluran Alqur'an ini dilakukan untuk menyetarakan antara jumlah Alqur'an yang masuk sesuai dengan jumlah Alqur'an yang disalurkan ke TPQ dan Musholla yang ada di kabupaten Probolinggo 

Hal ini dilakukan guna mempercepat penyaluran mushof Alqur'an,karena bulan Ramadhan sudah dekat sehingga Alqur'an yang disalurkan dapat segera dimanfaatkan kan untuk tadarrus di bulan Ramadhan mendatang," ujar Prasojo sapaan akrab ketua GMBQ

Selanjutnya setelah selesai  penyaluran alqur'an ini ia akan beralih ke program penyaluran zakat fitrah seperti yang pernah dilakukan pada tahun tahun lalu dengan sasaran kaum duafa sebagai penerimanya, namun perlu adanya rapat tim terlebih dahulu untuk memastikan kapan dilaksanakan,"Tutupnya.

(Dar**)