Terkuak!! Diduga Oknum DPRD Jatim baru dilantik memiliki Harta Milyaran

Redaksi

 

Nusantara News Probolinggo - Pelantikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur baru saja dilantik, namun salah satu anggota dewan dari Dapil 3 Kab/Kota Probolinggo - Pasuruan yang berasal dari Desa Paiton Kabupaten Probolinggo menjadi sorotan Publik. Hal tersebut lantaran karena tersandung kasus Korupsi Dana Hibah Provinsi Jawa Timur.


Diketahui, Oknum tersebut bernama Moch. Mahrus yang diduga memiliki harta milyaran setelah dekat dengan Anwar Sadad. Sebelumnya, Moch. Mahrus hanya sebagai Pengajar di sebuah yayasan . Warga sekitar tentunya bertanya - tanya tentang aset yang didapat karena sangat tidak wajar jika berprofesi sebagai Pengajar .


Berdasarkan info yang diterima dari warga sekitar, Moch Mahrus, Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim diduga memiliki Kekayaan Milyaran. Harta tersebut berupa benda bergerak dan tidak bergerak.


" Sebelum menjadi orang kepercayaan Anwar Sadad, Moch Mahrus ini tidak kaya, namun setelah menjadi orang kepercayaan Anwar Sadad , Mahrus ini menjadi orang terkaya di Desa Paiton ", Tutur warga berinisial SA yang jarak rumahnya kira - kira 150 meter saat di konfirmasi hari selasa (3/9/2024). 


Tambahnya lagi, "Pada tahun 2018 membeli Mobil Merk Xpander perkiraan seharga 280 juta, Pada tahun 2021 membeli mobil merk Innova Reborn perkiraan senilai 350 juta yang mana pada tahun 2021 semua orang pada susah karena masa covid, pada tahun 2022 membeli Elf perkiraan senilai 650 jutaan, juga punya Pick Up Grand Max perkiraan senilai 160 juta dan memilik Mobil lawas Jeep Jimny modifikasi perkiraan 75 juta, Pada tahun 2021 membeli Tanah seluas kurang lebih 3300 m² lokasi pas di depan pintu gerbang pesantren sebelah barat jalan yang dibeli perkiraan seharga 900 juta, kemudian dua orang kepercayaan Mahrus dibelikan mobil xenia baru tahun 2022 bewarna putih". Pungkasnya


Warga tersebut meminta kepada Aparat Penegak Hukum ( APH ) terutama KPK untuk serius menangani perkara kasus korupsi dana hibah yang menjadi sorotan nasional karena beberapa waktu yang lalu rumah tersangka sudah digeledah . 


" Kami berharap KPK selaku penegak hukum bisa membuktikan kepada warga kabupaten Probolinggo bahwa hukum tidak hanya tumpul kepada orang elit namun tajam ke kalangan masyarakat sulit, selain itu , Kami juga berharap oknum tersebut segera ditangkap agar seorang pengajar tidak tercoreng di masyarakat karena seorang oknum", Pintanya. 

(MH***)